BRMP Sulawesi Tengah Hadiri Penanaman Padi Serentak Program Cetak Sawah Rakyat
Sigi, 12 Maret 2026 . BRMP Sulawesi Tengah turut ambil bagian dalam kegiatan penanaman padi serentak pada lokasi Cetak Sawah Rakyat (CSR) yang dilaksanakan secara hybrid, yakni melalui pertemuan daring (online) dan kegiatan lapangan secara langsung (offline). Pusat kegiatan nasional berlangsung di Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan, dan diikuti oleh seluruh pelaksana program cetak sawah rakyat dari 19 provinsi di Indonesia.
Secara nasional, kegiatan penanaman serentak ini mencakup luas tanam mencapai 1.001 hektar yang tersebar di berbagai wilayah pelaksanaan program CSR. Di Provinsi Sulawesi Tengah sendiri, kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Beka, Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi, dengan kehadiran berbagai unsur pemerintah, penyuluh, dan petani sebagai pelaksana program di lapangan.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Pusat Pendidikan Pertanian Kementerian Pertanian, Dr. Muh. Amin, S.Pi., M.Si, Kepala BRMP Sulawesi Tengah Dr. Ruslan Boy, SP., M.Si, perwakilan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Tengah, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Sigi, Camat Marawola, Kepala Desa Beka, unsur kepolisian, para penyuluh pertanian se-Kabupaten Sigi, serta para petani yang menjadi pelaksana program cetak sawah rakyat.
Dalam sambutannya, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) menegaskan bahwa program cetak sawah merupakan salah satu program unggulan Kementerian Pertanian Republik Indonesia dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Ia menekankan bahwa kegiatan pertanaman tidak hanya berhenti pada tahap penanaman perdana, tetapi harus dilanjutkan secara berkelanjutan agar lahan yang telah dicetak dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para petani.
Lebih lanjut disampaikan bahwa tantangan ke depan adalah bagaimana mempertahankan dan melanjutkan capaian swasembada pangan. Saat ini Indonesia bahkan telah menunjukkan kemajuan dengan mampu mengekspor beras ke luar negeri. Untuk mendukung keberlanjutan program tersebut, Kementerian Pertanian juga telah menyiapkan berbagai dukungan sarana produksi (saprodi) bagi petani guna meningkatkan produktivitas dan keberhasilan usaha tani.
Pada sesi diskusi, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian Kementerian Pertanian menyampaikan bahwa kegiatan penanaman serentak yang dipusatkan di Kabupaten Sigi ini diikuti oleh lebih dari 200 peserta yang terdiri dari petani, penyuluh, serta pemangku kepentingan lainnya di lokasi cetak sawah. Seluruh kabupaten pelaksana program cetak sawah di Sulawesi Tengah juga turut berpartisipasi dengan luas tanam mencapai 125 hektar.
Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi pemacu semangat bagi para petani pelaksana program cetak sawah untuk terus meningkatkan kinerja dan produktivitas di sektor pertanian. Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, penyuluh, dan petani, program cetak sawah rakyat diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat ketahanan pangan serta mendorong kemajuan sektor pertanian di Sulawesi Tengah.
Dengan dilaksanakannya kegiatan penanaman padi serentak ini, diharapkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyuluh, dan petani semakin kuat dalam mendukung keberhasilan program Cetak Sawah Rakyat. Upaya ini menjadi langkah nyata dalam meningkatkan produksi pertanian, memperkuat ketahanan pangan, serta menjaga keberlanjutan swasembada pangan nasional.
Penulis : Dwiky Raditya La'lang
Editor : Irwan Suluk Padang