BRMP Sulteng Kawal Gerakan Tanam PM-AAS Menuju Target 24.416 Hektare
Parigi Moutong, 30 September 2026. Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Tengah turut mengawal Gerakan Tanam Pertanian Modern–Advanced Agricultural System (PM-AAS) Kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan Tanam Serempak PM-AAS yang dilaksanakan secara bersamaan di 38 provinsi dalam rangka mendukung pencapaian target tanam padi seluas 24.416 hektare di Sulawesi Tengah. Di wilayah Sulawesi Tengah, kegiatan tanam serempak PM-AAS dipusatkan di Kecamatan Balinggi, Kabupaten Parigi Moutong dengan luas lahan 12 hektare. Kegiatan ini juga dilakukan di semua kabupaten yang ada di Sulawesi Tengah dengan total penanaman seluas 49,2 hektare.
Kegiatan di Balinggi dihadiri langsung oleh Kepala BRMP Sulawesi Tengah Dr. Ruslan Boy, SP., M.Si., didampingi Kapoksi Penyuluhan CWS BRMP Sulawesi Tengah, Katimker Layanan dan Kerja Sama BRMP Sulawesi Tengah, Katimker administrasi CWS BRMP Sulawesi Tengah, Babinsa Kecamatan Balinggi, Koordinator BPP Balinggi, serta penyuluh CWS BRMP Sulawesi Tengah dan penyuluh yang bertugas di wilayah Kabupaten Parigi Moutong, tim BRMP Sulawesi Tengah, anggota Poktan Pancasari dan Pancasari 1
Dalam arahannya, Kepala BRMP Sulawesi Tengah menyampaikan bahwa gerakan tanam serempak merupakan langkah penting dalam mempercepat realisasi tanam sekaligus memperkuat penerapan konsep PM-AAS di tingkat petani. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara BRMP, penyuluh, pemerintah wilayah, Babinsa, dan kelompok tani agar pelaksanaan kegiatan tidak berhenti pada gerakan tanam, tetapi dilanjutkan dengan pengawalan pendampingan pertanaman hingga panen.
“Keberhasilan PM-AAS sangat ditentukan oleh kekuatan pendampingan di lapangan. Karena itu, penyuluh dan seluruh pihak yang terlibat harus terus hadir bersama petani, memastikan teknologi diterapkan dengan baik dan setiap kendala yang muncul dapat segera ditindaklanjuti,” ujar Ruslan Boy.
Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi bersama petani yang berlangsung secara aktif dan konstruktif. Berbagai hal terkait pelaksanaan PM-AAS, teknis budidaya, serta pengawalan pertanaman menjadi bahan diskusi. Respons petani terhadap kegiatan ini sangat baik, ditunjukkan melalui antusiasme dalam berdiskusi dan menyampaikan kondisi serta kebutuhan di lapangan.
Gerakan Tanam PM-AAS di Balinggi menjadi bagian dari komitmen bersama untuk mempercepat tanam, meningkatkan produktivitas, serta mendorong penerapan pertanian moderen yang berkelanjutan. Melalui sinergi dan pendampingan yang konsisten, BRMP Sulawesi Tengah terus mendukung pencapaian target 24.416 hektare sekaligus mewujudkan semangat Pertanian Moderen, Petani Sejahtera.
Penulis: Irwan Suluk Padang
Editor: Hamka Biolan