BRMP Sulteng Pacu Pelaporan LTT PM-AAS Berbasis Digital di Kabupaten Sigi
Sigi, 11 Agustus 2026 — Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Tengah terus mendorong penguatan kapasitas penyuluh pertanian dalam mendukung pelaporan Luas Tambah Tanam (LTT) Pertanian Modern–Advanced Agricultural System (PM-AAS) berbasis digital di Kabupaten Sigi.
Penguatan kapasitas tersebut dilaksanakan dalam pertemuan dua mingguan yang diikuti oleh Ketua Tim Kerja Pengelolaan Penyuluhan Kabupaten Sigi, Penyuluh CWS Kabupaten Sigi, serta koordinator dan petugas data dari 16 kecamatan se-Kabupaten Sigi. Pertemuan menjadi ruang koordinasi sekaligus pendampingan teknis untuk meningkatkan pemahaman penyuluh dalam melakukan pelaporan LTT PM-AAS secara tepat dan sesuai dengan kondisi aktual di lapangan.
Dalam kegiatan tersebut, BRMP Sulawesi Tengah hadir sebagai narasumber dengan memberikan penjelasan teknis terkait penggunaan sistem pelaporan digital melalui sipmaas.agroklimat.id. Materi yang disampaikan mencakup tahapan pembuatan akun, pengisian target tanam yang dilengkapi poligon, hingga penginputan progres realisasi tanam harian.
Penanggung Jawab PM-AAS BRMP Sulawesi Tengah, Muchtar, S.P., M.P., menjelaskan bahwa digitalisasi pelaporan merupakan bagian penting dalam modernisasi tata kelola data pertanian. Menurutnya, data LTT perlu dilaporkan secara akurat dan konsisten agar perkembangan realisasi tanam dapat dipantau secara berkala.
“Pelaporan LTT PM-AAS perlu dilakukan secara akurat dan konsisten agar perkembangan realisasi tanam dapat diketahui secara berkala. Karena itu, penyuluh perlu memahami setiap tahapan dalam sistem, mulai dari pembuatan akun hingga penginputan data realisasi tanam,” jelas Muchtar.
Ia juga menekankan pentingnya kesesuaian antara data yang diinput dengan kondisi faktual di lapangan. Ketepatan data menjadi faktor penting agar informasi LTT PM-AAS dapat digunakan sebagai bahan pemantauan dan pengambilan keputusan secara lebih cepat dan terukur.
“Data yang diinput harus menggambarkan kondisi aktual di lapangan sehingga informasi LTT PM-AAS dapat menjadi dasar pemantauan perkembangan tanam secara lebih cepat dan terukur,” tambahnya.
Melalui penguatan pelaporan berbasis digital ini, BRMP Sulawesi Tengah berharap penyuluh, koordinator, dan petugas data semakin tertib dan responsif dalam menyampaikan perkembangan LTT PM-AAS. Ketersediaan data yang akurat dan terkini diharapkan dapat memperkuat pemantauan capaian tanam di 16 kecamatan Kabupaten Sigi sekaligus mempercepat tindak lanjut terhadap dinamika pelaksanaan program di lapangan.
Penulis: Risna
Editor: Irwan Suluk Padang