Kukuhkan Brigade Pangan To' RiOlu, Sigi Libatkan Petani Milenial Kelola 300 Hektare Lahan CSR
Sigi, 5 Oktober 2026. Kepala BRMP Sulawesi Tengah Dr. Ruslan Boy hadir dalam rangkaian agenda strategis pertanian di Desa Olu, Kecamatan Lindu, pada Minggu (4/10/2026) yang diwarnai dengan momen penting, yakni pengukuhan "Brigade Pangan To' RiOlu". Pembentukan kelompok ini menjadi ujung tombak pelibatan masyarakat lokal dalam mengoptimalkan potensi pertanian daerah.
Pengukuhan Brigade Pangan tersebut disaksikan langsung oleh Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, S.Sos., M.Si., Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, H. Henri Kusuma Muhidin, S.E., Anggota DPRD Kabupaten Sigi Alia Idrus, S.H., Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sigi Dra. Hj. Siti Halwiah, M.Si. beserta jajaran pejabat lainnya.
Brigade Pangan merupakan program inisiatif dari Kementerian Pertanian yang secara khusus dirancang untuk melibatkan generasi muda atau milenial dalam sektor pertanian. Tujuannya adalah untuk meningkatkan produktivitas pertanian melalui penerapan teknologi modern secara terstruktur dan mempercepat terwujudnya swasembada pangan nasional.
Pada pengukuhan ini, Rulianto secara resmi didapuk sebagai Ketua Brigade Pangan To' RiOlu. Kehadiran brigade ini diharapkan tidak berjalan sendiri, melainkan menjadi mitra strategis dan pendamping bagi para petani yang ada di Desa Olu, Kecamatan Lindu.
Tugas dan tanggung jawab besar pun telah menanti Rulianto dan kawan-kawan. Brigade Pangan To' RiOlu diamanahkan untuk menjadi motor penggerak utama dalam mengelola hamparan lahan Cetak Sawah Rakyat (CSR) yang luasnya mencapai 300 hektare di desa tersebut.
Dengan terbentuknya Brigade Pangan To' RiOlu, diharapkan kolaborasi antara petani lokal, generasi muda, dan pemerintah dapat berjalan maksimal. Pengelolaan 300 hektare lahan CSR ini menjadi fondasi penting bagi Kabupaten Sigi dalam menjawab tantangan pemerintah pusat untuk menyukseskan program swasembada pangan, sekaligus bersiap menuju swasembada energi di masa mendatang.
Penulis: Naufal Mahdi Rameda
Editor: Nurmasita Ismail