Sosialisasi PM-AAS di Lindu: Sigi Siap Wujudkan Swasembada Pangan dan Energi
Sigi, 5 Oktober 2026. Kegiatan Sosialisasi Pertanian Modern - Advance Agriculture System (PM-AAS) dilaksanakan di Desa Olu, Kecamatan Lindu pada Minggu (4/10/2026) bersamaan dengan kegiatan penanaman perdana di lahan Cetak Sawah Rakyat (CSR). Program ini diperkenalkan kepada masyarakat dan kelompok tani sebagai strategi jitu untuk melipatgandakan hasil panen pertanian daerah.
Direktur Wilayah (Dirwil) BRMP Sulawesi Tengah Dr. Ruslan Boy, SP., M.Si dalam sambutannya membuka wawasan para peserta mengenai strategi peningkatan produksi pertanian. Ia menjelaskan bahwa ada dua pendekatan utama yang saat ini sedang didorong oleh pemerintah, yakni melalui jalur ekstensifikasi dan intensifikasi. "Upaya ekstensifikasi atau perluasan lahan kita wujudkan melalui program Cetak Sawah Rakyat (CSR). Sedangkan untuk jalur intensifikasi atau peningkatan mutu pada lahan yang ada, kita wujudkan melalui penerapan teknologi PM-AAS," jelas Dirwil BRMP Sulteng.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya petani, untuk serius merawat dan mengawasi jalannya program ini. "Apa yang kita tanam, mari kita kawal bersama agar kita mendapatkan hasil yang memuaskan sesuai target, yaitu mencapai 12 ton per hektare," tegasnya, memberikan dorongan motivasi kepada kelompok tani yang hadir.
Sementara itu, Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, S.Sos., M.Si., dalam arahannya menggarisbawahi bahwa penerapan teknologi PM-AAS bukan sekadar program pertanian biasa. Ia menyebut langkah ini sebagai bentuk nyata dukungan Pemerintah Kabupaten Sigi terhadap program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam mewujudkan swasembada pangan.
Bupati Sigi juga membawa kabar penting mengenai amanah baru yang dibebankan kepada wilayahnya. Selain memfokuskan diri pada ketahanan pangan, Kabupaten Sigi juga mendapatkan tugas dari Presiden untuk bersiap menyukseskan program swasembada energi yang rencananya akan mulai digulirkan pada tahun depan. "Dengan amanah besar untuk menyukseskan swasembada pangan sekaligus swasembada energi, maka dibutuhkan kolaborasi dari semua pihak. Kita tidak mungkin mencapai semua hasil dan target tersebut jika hanya bergerak dan bekerja sendiri-sendiri," pungkas Bupati Rizal Intjenae.
Melalui sosialisasi PM-AAS ini, diharapkan para petani di Kecamatan Lindu dapat mengadopsi pola pertanian modern yang lebih efisien, sekaligus menjadikan Kabupaten Sigi sebagai salah satu pilar utama ketahanan pangan dan energi di masa depan.
Penulis: Naufal Mahdi Rameda
Editor: Irwan S.