Tanam Perdana di Lahan CSR 300 Hektare, Sigi Kejar Target Panen 10 Ton per Hektare
Sigi, 4 Oktober 2026 – Pemerintah Kabupaten Sigi bersama Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Tengah menggelar kegiatan tanam perdana padi sawah di lahan program Cetak Sawah Rakyat (CSR) pada Minggu (4/10/2026). Kegiatan yang menjadi langkah strategis ketahanan pangan ini dipusatkan di Desa Olu, Kecamatan Lindu, dengan cakupan hamparan lahan CSR seluas kurang lebih 300 hektare.
Acara penanaman perdana ini dihadiri langsung oleh Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, S.Sos., M.Si., Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, H. Henri Kusuma Muhidin, S.E., serta Direktur Wilayah BRMP Sulteng, Dr. Ruslan Boy, SP, M.Si. Selain itu, kegiatan ini juga disaksikan oleh jajaran Forkopimda, Kepala Dinas terkait dari tingkat Provinsi dan Kabupaten, aparat TNI-Polri (Danramil, Kapolsek, Babinsa, Bhabinkamtibmas), koordinator penyuluh, serta para anggota kelompok tani Desa Olu.
Dalam sambutannya di area persawahan, Dirwil BRMP Sulteng, Dr. Ruslan Boy, menyampaikan bahwa penanaman di lahan CSR ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk meningkatkan produksi pangan daerah. Ia juga merinci jenis benih yang digunakan dalam tanam perdana tersebut. "Pada hari ini kita melaksanakan gerakan tanam di lahan CSR dengan menggunakan varietas Inpari 32," ujar Dr. Ruslan Boy di hadapan para hadirin.
Dr. Ruslan Boy juga sangat optimis dengan potensi hasil panen dari lahan baru tersebut. Ia menekankan bahwa melalui varietas unggul dan sistem penanaman yang rapat, produktivitas padi diharapkan bisa melonjak drastis. "Harapannya, produksi bisa lebih banyak. Yang kita harapkan bisa mencapai hingga 10 ton per hektare. Itu merupakan usaha kita dan merupakan impian kita bersama," tegasnya.
Keberadaan lahan CSR seluas 300 hektare di Kecamatan Lindu ini diharapkan tidak hanya mendukung target swasembada pangan nasional, tetapi juga secara langsung meningkatkan kesejahteraan para petani setempat. Sinergi antara pemerintah daerah, legislatif, kementerian, serta aparat keamanan menunjukkan keseriusan bersama dalam mengawal program lumbung pangan di Sulawesi Tengah.
Penulis: Nur Azizah Sakinah
Editor: Risna