Tenaga Ahli Menteri Pertanian didampingi Kepala BRMP Sulteng Monev Program Strategis Kementan
Sigi, 14 Agustus 2026. Tenaga Ahli Menteri Pertanian Bidang Peningkatan Daya Saing dan Investasi Pertanian, Prof. Dr. H. Murtir Jeddawi, S.H., S.Sos., M.Si., melakukan kunjungan kerja ke Sulawesi Tengah untuk memonitor sekaligus mengawal pelaksanaan program strategis Kementerian Pertanian. Setibanya di Palu, Murtir Jeddawi langsung mengunjungi lokasi demplot program Pertanian Modern–Advanced Agricultural System (PM-AAS) yang dikembangkan Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Tengah di IP2MP Sidondo. Dalam kunjungan tersebut, Murtir Jeddawi didampingi Kepala BRMP Sulawesi Tengah, Dr. Ruslan Boy, S.P., M.Si., Kepala Bagian Tata Usaha, Fujiaty, S.E., M.M., serta Tim Kelompok Substansi BRMP Sulawesi Tengah.
Kepala BRMP Sulawesi Tengah menjelaskan bahwa IP2MP Sidondo memiliki luas sekitar 30 hektar yang terdiri atas bangunan, kebun bibit induk kelapa dalam, kebun entres kakao, serta lahan sawah yang dimanfaatkan untuk kegiatan penerapan teknologi pertanian. Namun, pemanfaatan kawasan tersebut belum optimal karena jaringan irigasi mengalami kerusakan akibat gempa bumi tahun 2018 dan hingga saat ini belum tersedia secara memadai. Kondisi pagar yang belum optimal juga menjadi salah satu kendala dalam menjaga keamanan tanaman dan fasilitas yang terdapat di kawasan IP2MP.
Menanggapi kondisi tersebut, Murtir Jeddawi menegaskan bahwa berbagai kendala yang dihadapi tidak boleh menghambat upaya optimalisasi fungsi IP2MP Sidondo sebagai kawasan percontohan, penerapan inovasi, dan pengembangan pertanian modern. Menurutnya, kawasan tersebut harus mampu menjadi tempat pembelajaran dan percontohan teknologi yang dapat direplikasi dan diterapkan secara lebih luas oleh petani.
Ia juga mendorong agar sistem pertanian yang dikembangkan melalui program PM-AAS tidak berhenti pada kegiatan demplot, tetapi dapat diperluas dan dimasifkan kepada petani di seluruh Sulawesi Tengah. Keberhasilan program, menurutnya, tidak hanya dilihat dari terlaksananya kegiatan di lokasi percontohan, tetapi terutama dari sejauh mana inovasi tersebut dapat diadopsi oleh petani, meningkatkan produktivitas dan efisiensi usaha tani, memperkuat pendapatan, serta memberikan dampak terhadap kesejahteraan masyarakat pertanian.
Selain penguatan teknologi dan produksi pertanian, Murtir Jeddawi menekankan pentingnya pembangunan sumber daya manusia pertanian sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari modernisasi pertanian. Saat melihat sejumlah siswa yang sedang melaksanakan Praktik Kerja Industri (Prakerin) di IP2MP Sidondo, ia mendorong agar generasi muda tersebut diberikan motivasi untuk melanjutkan pendidikan di Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan).
Menurutnya, generasi muda pertanian perlu dipersiapkan tidak hanya memiliki kemampuan teknis di bidang pertanian, tetapi juga kompetensi manajerial dan kewirausahaan agar mampu menjadi pengelola usaha pertanian modern pada masa mendatang. Ketersediaan sumber daya manusia yang kompeten dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung pengelolaan IP2MP Sidondo secara profesional, produktif, dan berkelanjutan.
Kunjungan kemudian dilanjutkan ke lokasi pembibitan kakao dan kopi untuk melihat secara langsung kesiapan bibit yang dipersiapkan dalam mendukung program hilirisasi komoditas perkebunan. Murtir Jeddawi menekankan pentingnya menjaga kualitas bibit sejak tahap pembibitan hingga siap disalurkan kepada petani. Ia mengingatkan agar seluruh bibit yang akan diberikan kepada petani dirawat dan dipelihara secara optimal sehingga memenuhi standar kualitas dan memiliki kemampuan tumbuh yang baik di lapangan. Pengawalan program, lanjutnya, tidak boleh berhenti pada penyediaan dan penyaluran bibit, tetapi harus memastikan bibit dapat tumbuh, berkembang, berproduksi, dan memberikan manfaat ekonomi bagi petani.
Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara Kementerian Pertanian dan BRMP Sulawesi Tengah dalam memastikan program strategis berjalan secara efektif dan memberikan dampak nyata. Melalui optimalisasi IP2MP Sidondo, perluasan penerapan PM-AAS, penguatan sumber daya manusia, serta pengawalan hilirisasi komoditas perkebunan, Sulawesi Tengah diharapkan dapat menjadi salah satu wilayah yang mampu mempercepat penerapan pertanian modern dan peningkatan daya saing sektor pertanian.
Penulis : Risna
Editor : Hamka Biolan