BRMP Sulawesi Tengah Menerima Kunjungan Tim Pusdiktan Kementan
Sigi, 2 Juli 2026. Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Tengah menerima kunjungan tim Pusat Pendidikan Pertanian (Pusdiktan) Kementerian Pertanian dalam rangka memperkuat koordinasi pelaksanaan monitoring dan evaluasi (monev) Program Cetak Sawah Rakyat (CSR) serta mempersiapkan Gerakan Tanam Serempak Nasional di Provinsi Sulawesi Tengah.
Tim Pusdiktan yang terdiri atas Merry Nancylia Permanansari, S.Kom., M.T. dan Ristian, S.P., M.P. diterima langsung oleh Direktur Wilayah BRMP Sulawesi Tengah, Dr. Ruslan Boy, S.P., M.Si., didampingi Kepala Bagian Tata Usaha serta Ketua Kelompok Substansi Penyuluhan.
Pertemuan tersebut membahas perkembangan pelaksanaan Program Cetak Sawah Rakyat di Kabupaten Sigi sekaligus menyinkronkan berbagai persiapan pelaksanaan Gerakan Tanam Serempak Nasional yang akan digelar di Kabupaten Parigi Moutong sebagai salah satu lokasi pelaksanaan di Provinsi Sulawesi Tengah.
Gerakan Tanam Serempak merupakan salah satu program strategis Kementerian Pertanian yang dilaksanakan secara serentak pada kawasan Optimalisasi Lahan (Oplah) dan Cetak Sawah Rakyat (CSR) di berbagai provinsi di Indonesia. Program ini menargetkan luas tanam mencapai 50.000 hektar sebagai upaya mempercepat pemanfaatan lahan pertanian, meningkatkan luas tambah tanam, serta mendorong peningkatan produksi padi guna mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional.
Dalam pelaksanaan program tersebut, Pusat Pendidikan Pertanian (Pusdiktan) mendapat amanah sebagai Penanggung Jawab (PJ) Program Cetak Sawah Rakyat di Provinsi Sulawesi Tengah. Oleh karena itu, koordinasi dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan kegiatan berjalan sesuai target, mulai dari hasil monitoring dan evaluasi perkembangan cetak sawah, kesiapan lahan, hingga sinkronisasi teknis pelaksanaan Gerakan Tanam Serempak.
Direktur Wilayah BRMP Sulawesi Tengah, Dr. Ruslan Boy, S.P., M.Si., menyampaikan apresiasi atas kunjungan tim Pusdiktan sebagai bentuk sinergi antarunit kerja Kementerian Pertanian dalam mengawal program strategis nasional.
"BRMP Sulawesi Tengah siap mendukung pelaksanaan monitoring dan evaluasi Program Cetak Sawah Rakyat serta menyukseskan Gerakan Tanam Serempak Nasional di Sulawesi Tengah. Melalui kolaborasi yang erat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan petani, kami optimistis program ini mampu meningkatkan produksi padi serta mempercepat terwujudnya swasembada pangan nasional," ujar Dr. Ruslan Boy.
Lebih lanjut, Ruslan Boy menegaskan bahwa BRMP Sulawesi Tengah akan terus melakukan pendampingan kepada petani melalui penerapan teknologi budidaya yang tepat, pengawalan kegiatan di lapangan, serta penguatan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan. Upaya tersebut diharapkan mampu mempercepat pemanfaatan lahan hasil cetak sawah maupun kawasan optimalisasi lahan sehingga segera dapat ditanami dan memberikan hasil produksi yang optimal.
Melalui koordinasi ini, diharapkan pelaksanaan monitoring dan evaluasi Program Cetak Sawah Rakyat serta persiapan Gerakan Tanam Serempak Nasional dapat berjalan secara efektif dan terintegrasi. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan petani menjadi faktor penting dalam mempercepat peningkatan luas tanam, meningkatkan produktivitas padi, memperkuat ketahanan pangan, serta mendukung terwujudnya swasembada pangan Indonesia secara berkelanjutan.
Penulis : Moh. Fajrin Utina
Editor : Hamka Biolan