BRMP Sulawesi Tengah Perkuat Sinergi Program Pertanian Strategis di Kabupaten Banggai
BANGGAI – Sektor perkebunan di Kabupaten Banggai, khususnya komoditas kakao dan kelapa, kini mendapat perhatian penuh. Pada Jumat (11/9/2026), Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Tengah turut hadir dalam rapat koordinasi di Dinas Pertanian Kabupaten Banggai guna memastikan program strategis Kementerian Pertanian di sektor perkebunan dapat tereksekusi dengan tepat sasaran.
Pertemuan strategis tersebut dihadiri oleh Kepala BRMP Sulawesi Tengah yang juga menjabat sebagai Direktur Wilayah Prov. Sulawesi Tengah , Dr. Ruslan Boy, S.P., M.Si., bersama Direktur Perlindungan Tanaman dan Optimasi Lahan, Dr. Dede Sulaeman, S.T., M.Si., Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Banggai, Drs. Subhan Lanusi, MP., perwakilan Dinas TPH Provinsi Sulawesi Tengah, serta para penyuluh pertanian setempat. Kehadiran berbagai pihak ini menjadi bukti nyata komitmen bersama untuk mengawal potensi besar Banggai sebagai salah satu daerah penghasil kelapa yang diperhitungkan di tingkat nasional.
Dalam diskusi tersebut, salah satu agenda yang menjadi sorotan adalah pengawalan bantuan 5.000 benih kelapa dari pemerintah. Bantuan ini dialokasikan secara spesifik, yakni 2.500 benih untuk perluasan areal tanam dan 2.500 benih untuk peremajaan kebun yang sudah ada. Agar dukungan sarana produksi ini membawa dampak maksimal, peran penyuluh pertanian didorong sebagai ujung tombak di lapangan. Para penyuluh diharapkan proaktif melakukan pendataan dan pengawalan ketat terhadap data Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL) sehingga distribusi benih benar-benar sesuai dengan kondisi riil kelompok tani.
Menyikapi berbagai dinamika di lapangan, Dr. Ruslan Boy secara khusus menekankan pentingnya menjaga ritme kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyuluh, dan seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, sinergi yang solid dan terarah adalah kunci mutlak agar program-program pertanian tidak sekadar turun, melainkan benar-benar memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi kesejahteraan petani di desa.
Lebih lanjut, potensi Kabupaten Banggai dinilai sangat besar tidak hanya dari komoditas perkebunan, tetapi juga dari ketersediaan lahannya yang masih luas. Oleh karena itu, koordinasi ini juga membahas langkah-langkah optimasi lahan yang terpadu dengan perencanaan matang dan pemanfaatan teknologi mekanisasi.
Selain membedah strategi perkebunan, pertemuan ini juga menyentuh upaya penguatan pelaksanaan Pertanian Modern – Advanced Agricultural System (PM-AAS) untuk mencapai target tanam yang telah ditetapkan pemerintah. Melalui komitmen pengawalan bersama ini, BRMP Sulteng berharap Kabupaten Banggai semakin kokoh sebagai sentra pertanian dan perkebunan yang berkontribusi besar terhadap ketahanan pangan nasional.
Penulis: Muh. Fajrin Utina
Editor: Naufal Mahdi Rameda..