BRMP Sulteng Dampingi Kelompok Buloling Sambulangan, Persiapkan Bantuan Ayam Petelur dan E-Banper
Banggai Kepulauan, 7 Agustus 2026 – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Tengah terus memperkuat pendampingan kepada kelompok penerima bantuan sebagai bagian dari upaya mendorong pengembangan usaha peternakan yang produktif dan berkelanjutan.
Pendampingan tersebut dilakukan melalui monitoring bantuan ayam petelur sekaligus pengisian E-Banper bersama Kelompok Tani Buloling Sambulangan, Kabupaten Banggai Kepulauan.
Kegiatan dipimpin langsung Kepala BRMP Sulawesi Tengah, Dr. Ruslan Boy, S.P., M.Si., didampingi Ketua Kelompok Substansi Penyuluhan Ir. Deecy Kemur, M.Si., PJ Swasembada Pangan Kabupaten Banggai Kepulauan Hamka Biolan, S.P., penyuluh CWS, serta tim BRMP Sulawesi Tengah.
Dalam arahannya, Ruslan Boy menekankan bahwa keberhasilan bantuan pemerintah tidak hanya bergantung pada penyalurannya, tetapi juga pada kesiapan kelompok dalam mengelola dan mengembangkan bantuan tersebut. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyuluh, dan kelompok tani menjadi faktor penting untuk memastikan program memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh bantuan yang diberikan, tetapi juga oleh bagaimana bantuan tersebut dikelola dan dikembangkan secara bersama-sama oleh kelompok,” ujar Ruslan Boy.
Ia menjelaskan, bantuan ayam petelur yang diusulkan melalui E-Banper diharapkan dapat menjadi modal awal bagi kelompok untuk membangun usaha peternakan yang mampu memberikan tambahan pendapatan bagi anggota. Karena itu, kelompok perlu mempersiapkan berbagai aspek pendukung, mulai dari kandang yang layak, pakan, pemeliharaan dan kesehatan ternak, hingga pengelolaan serta pemasaran hasil produksi.
Selain kesiapan teknis, kekompakan dan tata kelola kelompok juga menjadi perhatian. Pembagian tugas yang jelas, pengelolaan yang transparan, serta komitmen bersama diperlukan agar bantuan dapat dipelihara dengan baik dan berkembang dalam jangka panjang.
“Kelompok harus kompak dan memiliki pembagian tugas yang jelas. Bantuan ini harus dijaga dan dikembangkan bersama agar manfaatnya dapat dirasakan seluruh anggota,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, tim BRMP Sulawesi Tengah memberikan pendampingan dalam pengisian E-Banper serta membantu kelompok melengkapi persyaratan administrasi yang diperlukan. Pendampingan ini dilakukan untuk memastikan proses pengusulan bantuan berjalan tertib, lengkap, dan sesuai ketentuan.
Ketua Kelompok Tani Buloling Sambulangan menyampaikan apresiasi atas perhatian dan pendampingan yang diberikan pemerintah, BRMP Sulawesi Tengah, serta pihak terkait. Ia berharap proses administrasi dapat segera diselesaikan sehingga bantuan ayam petelur dapat direalisasikan dan dimanfaatkan secara optimal oleh kelompok.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya BRMP Sulawesi Tengah memastikan bahwa program bantuan pemerintah tidak berhenti pada proses pengusulan dan penyaluran, tetapi didukung dengan kesiapan kelompok, pendampingan, dan tata kelola usaha. Dengan sinergi seluruh pihak, bantuan ayam petelur diharapkan dapat berkembang menjadi usaha peternakan yang produktif, mandiri, dan berkelanjutan di Kabupaten Banggai Kepulauan.
Penulis: Arianty Bakri
Editor: Irwan Suluk Padang