BRMP Sulteng Dorong Pengembangan Ayam Petelur di Poso dan Banggai Kepulauan
Sigi, 15 Juni 2026. Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Tengah mengikuti kegiatan sosialisasi pengembangan ayam petelur Tahun Anggaran 2026 yang diselenggarakan secara daring oleh Balai Besar Pengujian Mutu dan Sertifikasi Obat Hewan (BBPMSOH). Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam menyatukan pemahaman serta memperkuat koordinasi antarinstansi guna memastikan pelaksanaan program bantuan pemerintah berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi peternak.
Dari BRMP Sulawesi Tengah, kegiatan tersebut diikuti langsung oleh Kepala BRMP Sulawesi Tengah, Dr. Ruslan Boy, S.P., M.Si., bersama Liaison Officer (LO) BRMP Sulawesi Tengah untuk wilayah Kabupaten Poso dan Kabupaten Banggai Kepulauan, Pejabat fungsional bidang peternakan BRMP Sulawesi Tengah, serta penyuluh CWS BPPSDMP yang turut mendukung pengawalan program di lapangan.
Dalam kegiatan tersebut, Sulawesi Tengah ditetapkan sebagai salah satu dari tiga provinsi penerima paket bantuan pengembangan ayam petelur Tahun Anggaran 2026, bersama Jawa Tengah dan Sulawesi Tenggara. Untuk wilayah Sulawesi Tengah, kelompok tani peternak dari Kabupaten Poso dan Kabupaten Banggai Kepulauan menjadi calon penerima bantuan yang akan melalui proses verifikasi dan validasi sesuai ketentuan yang berlaku.
Kepala BBPMSOH, drh. Hasan Abdul Sanyata, dalam sambutannya menekankan pentingnya koordinasi dan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, BRMP, penyuluh pertanian, serta seluruh pemangku kepentingan agar bantuan pemerintah yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dapat tersalurkan dengan baik dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, program pengembangan ayam petelur tidak hanya bertujuan meningkatkan populasi ternak dan produksi telur, tetapi juga menjadi instrumen strategis dalam memperkuat ekonomi masyarakat, menciptakan peluang usaha baru, serta mendukung ketahanan pangan berbasis protein hewani di daerah.
"Koordinasi yang baik menjadi kunci keberhasilan program. Bantuan yang diberikan harus benar-benar tepat sasaran dan mampu meningkatkan kapasitas usaha peternak sehingga memberikan manfaat yang berkelanjutan," ujarnya.
Setelah sesi pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi teknis mengenai mekanisme pengusulan bantuan, persyaratan administrasi, kriteria calon penerima, hingga tahapan verifikasi dan validasi usulan. BBPMSOH menjelaskan bahwa seluruh usulan akan melalui proses pemeriksaan secara berjenjang oleh instansi terkait guna menjamin transparansi, akuntabilitas, dan ketepatan sasaran bantuan pemerintah.
Sebagai perwakilan Kementerian Pertanian di tingkat provinsi, BRMP Sulawesi Tengah berkomitmen untuk mengawal seluruh tahapan program, mulai dari verifikasi Calon Penerima dan Calon Lokasi (CPCL), pendampingan teknis, hingga monitoring dan evaluasi pelaksanaan kegiatan di lapangan. Peran penyuluh dan tim pendamping diharapkan menjadi faktor penting dalam memastikan program berjalan sesuai ketentuan dan tujuan yang telah ditetapkan.
Melalui program pengembangan ayam petelur Tahun Anggaran 2026 ini, diharapkan terbentuk usaha peternakan yang lebih produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan. Selain meningkatkan pendapatan peternak, program ini juga diharapkan mampu memperkuat ketersediaan pangan asal ternak serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Poso dan Kabupaten Banggai Kepulauan.
Penulis : Nur Azizah Sakinah
Editor : Hamka Biolan