BRMP Sulteng Hadiri Rakor Penentuan Jadwal Tanam Okmar 2026/2027 di Morowali
Morowali, 29 Oktober 2026. Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Tengah menghadiri Rapat Koordinasi Penentuan Jadwal Tanam dalam rangka mendukung pelaksanaan program strategis Kementerian Pertanian di Kabupaten Morowali. Kegiatan yang diselenggarakan oleh penyuluh pertanian Kabupaten Morowali ini bertujuan menyelaraskan persiapan menghadapi musim tanam Oktober–Maret (Okmar) 2026/2027.
Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh perwakilan BRMP Sulawesi Tengah, Dinas Pertanian Daerah Kabupaten Morowali, petugas pengawasan pengairan, Camat Bumi Raya, Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT), serta penyuluh pertanian se-Kabupaten Morowali.
Dalam pertemuan tersebut, Dinas Pertanian Daerah Kabupaten Morowali memaparkan sejumlah kebijakan dan langkah persiapan menghadapi musim tanam Okmar 2026/2027. Pembahasan difokuskan pada penentuan jadwal tanam dengan mempertimbangkan kondisi wilayah, ketersediaan air irigasi, serta kesiapan pelaksanaan kegiatan budidaya di tingkat lapangan. Koordinasi ini menjadi bagian penting dalam menyelaraskan kegiatan pertanian agar pelaksanaan musim tanam dapat berjalan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing wilayah.
Kepala Bagian Tata Usaha BRMP Sulawesi Tengah, Fujiaty, S.E., M.M., turut menyampaikan sosialisasi Peraturan Menteri Pertanian Nomor 19 Tahun 2026 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri Pertanian Nomor 2 Tahun 2025 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pertanian. Sosialisasi tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada para peserta mengenai perubahan kebijakan organisasi dan tata kerja di lingkungan Kementerian Pertanian.
Sementara itu, Penanggung Jawab Swasembada Pangan Kabupaten Morowali, Tina Febrianti, S.P., M.S., menyampaikan sosialisasi terkait pelaksanaan program strategis Kementerian Pertanian di Kabupaten Morowali. Penyampaian ini diharapkan dapat menyamakan persepsi para pemangku kepentingan sekaligus memperkuat sinergi dalam mendukung pelaksanaan program di daerah.
Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan terbangun kesepahaman dan kerja sama yang lebih kuat antara pemerintah daerah, penyuluh pertanian, petugas pengairan, POPT, serta pemangku kepentingan lainnya dalam menetapkan jadwal tanam yang sesuai dengan kondisi lapangan. Dengan perencanaan yang terkoordinasi, pelaksanaan musim tanam Okmar 2026/2027 diharapkan dapat berjalan lebih efektif, mendukung peningkatan produksi pertanian, serta berkontribusi terhadap pencapaian swasembada pangan di Kabupaten Morowali.
Penulis: Nurmasita Ismail
Editor: Irwan S.