Memperkuat Sinergi Ketahanan Pangan pada Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62
Sigi, 27 April 2026 – Semangat kolaborasi antarinstansi terpancar kuat dalam peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 yang digelar di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Palu. Kehadiran Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Sulawesi Tengah Dr. Ruslan Boy, SP., M.Si., dalam acara ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum penting untuk memperkuat sinergi dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pembinaan warga binaan.
Dalam kegiatan tersebut, Kepala BRMP Sulawesi Tengah didampingi oleh Ketua Tim Kerja Layanan, Kerja Sama dan Penilaian Kesesuaian, serta Liaison Officer (LO) Kabupaten Sigi. Acara tersebut juga dihadiri oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan Kabupaten Sigi, Rahmad Iqbal Nurkholis, S.P., M.P., yang mewakili Bupati, beserta jajaran Forkopimda dan pemangku kepentingan lainnya.
Suasana peringatan berlangsung khidmat dan penuh apresiasi. Selain menjadi ajang refleksi, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pemberian penghargaan atas kontribusi di bidang pemasyarakatan, penyerahan beasiswa bagi anak pegawai Lapas di seluruh Indonesia, serta pembagian bantuan sembako sebagai wujud kepedulian sosial terhadap sesama.
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam sambutan tertulisnya memberikan pesan mendalam mengenai pentingnya kesatuan langkah antara pusat dan daerah. Beliau menekankan perlunya mewujudkan lembaga pemasyarakatan yang akuntabel dan berintegritas tinggi. Salah satu poin strategis yang disoroti adalah optimalisasi lahan Lapas sebagai motor penggerak swasembada pangan. Melalui sektor pertanian dan peternakan, warga binaan diberdayakan untuk mengelola lahan secara produktif, sebuah langkah nyata untuk menekan ketergantungan impor sekaligus memperkuat kemandirian pangan nasional.
Senada dengan arahan tersebut, Kepala Lapas Perempuan Kelas III Palu menegaskan bahwa keberhasilan pembinaan warga binaan sangat bergantung pada dukungan lintas sektor. Kolaborasi ini diharapkan mampu membekali warga binaan dengan keterampilan praktis dan kesiapan mental, sehingga mereka dapat kembali ke masyarakat sebagai individu yang produktif dan berdaya.
Kehadiran BRMP Sulawesi Tengah dalam agenda ini diharapkan menjadi pintu pembuka bagi kerja sama yang lebih teknis dan berkelanjutan. Dengan keahlian di bidang modernisasi pertanian, BRMP siap mendukung Lapas Perempuan Kelas III Palu dalam mencetak warga binaan yang terampil bertani, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi penguatan ketahanan pangan di wilayah Sulawesi Tengah.
Penulis : Mar'atus Sholihatul Amanah
Editor : Irwan Suluk Padang