Penyuluh CWS Kabupaten Buol Panen Perdana Demplot PM-AAS, Perkuat Penerapan Pertanian Modern
Buol, 2 November 2026. Penyuluh Pertanian Kecamatan Bokat dan Bukal Kabupaten Buol, melaksanakan kegiatan ubinan yang dirangkaikan dengan panen perdana padi di lahan demplot Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PM-AAS). Kegiatan ini melibatkan Tim Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Buol, Katimker CWS Penyuluh Kabupaten Buol, Penyuluh Pertanian, Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Kecamatan Bukal, Brigade Pangan Mandiri Berkelanjutan, dan kelompok tani penerima benih kegiatan PM-AAS. Sebelum pelaksanaan panen perdana, Tim BPS Kabupaten Buol bersama Penyuluh Pertanian melakukan pengambilan ubinan pada demplot kegaiatan PM-AAS dengan varietas yang ditanam Ciherang. Dengan pemenuhan air yang kurang maksimal selama proses budidaya akibat dari berkurangnya debit air irigasi di musim kemarau ini, diperoleh hasil dari pengambilan ubinan sebesar 5,27 ton GKP pada luasan 0,97 hektare, apabila dikonversi ke Gabah Kering Giling (GKG) maka diperoleh 4,52 ton, dan jika dikonversi ke beras akan menghasilkan 2,96 ton beras.
Pada kegiatan ini, Katimker CWS Penyuluh Kabupaten Buol, Sardi S. Matara, S.Pt., M.Si, beliau mengajak seluruh petani penerima benih PM-AAS untuk terus berusaha dan berupaya menerapkan setiap tahapan perlakuan budidaya sesuai dengan petunjuk teknis budidaya dan pendampingan teknologi dari penyuluh. Dengan menerapkan teknologi secara bertahap dan konsisten diharapkan petani dapat meningkatkan produktivitas serta kesejahteraannya.
Sejalan dengan hal tersebut, Mansur, SP selaku Penyuluh Pertanian di wilayah tersebut bersama Kismanto selaku POPT Kecamatan Bukal menjelaskan tahapan-tahapan perlakuan budidaya dalam program PM-AAS, mulai dari penerapan teknologi budidaya hingga upaya pencegahan dan pengendalian hama serta penyakit tanaman padi. Penjelasan ini diharapkan menjadi pembelajaran bagi petani dalam menerapkan teknologi budidaya secara tepat dan berkelanjutan. Kegiatan ini diharapkan sebagai momentum evaluasi sekaligus pembelajaran lapangan dalam penerapan PM-AAS. Kolaborasi antara penyuluh pertanian, Brigade Pangan, POPT, BPS, dan kelompok tani diharapkan semakin memperkuat sinergi dalam mewujudkan pertanian yang maju, mandiri, modern dalam cara, maksimal dalam hasil, dan berkelanjutan di Kabupaten Buol.
Penulis: Hafyaningsih (Penyuluh Buol)
Editor: Masyitah Muharni