Perkuat Sinergi Swasembada Pangan, Kepala BRMP Sulteng Terima Kunjungan Tim Penyuluh Donggala
Sigi, 18 Februari 2026 — Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Sulawesi Tengah, Dr. Ruslan Boy, SP., M.Si., menerima kunjungan Ketua Tim Kerja Penyuluhan Kabupaten Donggala bersama jajaran. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk mempererat koordinasi dan silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi dalam mendukung percepatan Swasembada Pangan di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah.
Dalam kesempatan tersebut, tim penyuluh menyampaikan bahwa Kabupaten Donggala kini telah memiliki dua Brigade Pangan, yakni BP Bulir Makmur Sejahtera dan BP Garda Pangan Milenial. Kehadiran brigade ini diharapkan menjadi motor penggerak percepatan tanam dan peningkatan produksi pertanian. Namun demikian, di lapangan masih terdapat sejumlah tantangan, salah satunya kerusakan kembali pada jaringan irigasi yang sebelumnya telah diperbaiki, sehingga berpotensi menghambat proses tanam. Selain itu, tim juga mengusulkan dukungan benih padi gogo serta menekankan pentingnya penguatan pelaporan LTT, progress Cetak Sawah Rakyat (CSR), dan optimalisasi peran Brigade Pangan.
Menanggapi hal tersebut, Kepala BRMP Sulawesi Tengah selaku Penanggung Jawab Swasembada Pangan dan Penanggung Jawab kegiatan Kementerian Pertanian di Sulawesi Tengah menyampaikan apresiasi atas koordinasi yang terus terjalin serta capaian yang telah diraih Kabupaten Donggala. Ia menegaskan bahwa setiap usulan dan kebutuhan yang disampaikan akan ditampung dan ditindaklanjuti sesuai kewenangan serta ketentuan yang berlaku.
Beliau juga menekankan bahwa target yang telah ditetapkan bukan sekadar angka, melainkan hasil perhitungan berdasarkan data dan potensi wilayah yang kemudian ditetapkan melalui Surat Keputusan Menteri Pertanian tentang Penanggung Jawab Provinsi dan Kabupaten/Kota dalam Kegiatan Swasembada Pangan Berkelanjutan Tahun 2026. Dengan demikian, target tersebut merupakan amanah resmi yang harus dilaksanakan secara optimal dan penuh tanggung jawab.
Adapun target yang diemban Kabupaten Donggala meliputi LTT padi reguler seluas 16.430 hektar, LTT padi gogo 1.145 hektar, luas panen padi 1.348 hektar, serta serapan pupuk subsidi sebesar 10.600 ton. Target ini mencerminkan kepercayaan sekaligus tanggung jawab besar daerah dalam mendukung terwujudnya Swasembada Pangan berkelanjutan.
Pada kesempatan yang sama, beliau juga menyampaikan informasi mengenai perubahan nomenklatur kelembagaan, di mana unit kerja yang sebelumnya berstatus balai kini resmi menjadi Balai Besar. Perubahan ini bukan sekadar pergantian nama, melainkan bentuk penguatan peran, tanggung jawab, dan fungsi kelembagaan dalam mendukung program strategis Kementerian Pertanian di Sulawesi Tengah.
Melalui kebersamaan dan kekompakan antara penyuluh, petani, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan, diharapkan target yang telah ditetapkan dapat tercapai secara optimal. Komitmen, sinergi, dan kerja nyata di lapangan menjadi fondasi utama dalam menjaga ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung terwujudnya Swasembada Pangan nasional.
Penulis : Muh. Fajrin Utina
Editor : Irwan Suluk Padang