• Jl. Poros Palu Kulawi KM 17
  • (0451) 4013202/ WA 081388038822
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
    • KAREBA
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Kontak
Thumb
7 dilihat       30 April 2026

Rakor Pangan Sulteng, BRMP Dorong Percepatan LTT, Integrasi Data, dan Inovasi Teknologi

Palu, 30 April 2026. Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah memperkuat konsolidasi lintas sektor dalam pembangunan tanaman pangan dan hortikultura melalui rapat koordinasi yang menghadirkan lebih dari 150 pemangku kepentingan. Kegiatan yang berlangsung di Aula Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Provinsi Sulawesi Tengah ini menjadi forum strategis untuk menyelaraskan arah kebijakan sekaligus merumuskan langkah konkret menghadapi tantangan sektor pertanian ke depan.

Rapat koordinasi dibuka oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., yang menegaskan bahwa sektor pertanian, khususnya subsektor tanaman pangan dan hortikultura, dituntut untuk meningkatkan kinerja secara signifikan. Hal ini sejalan dengan visi pembangunan daerah 2025–2029, yaitu mewujudkan Sulawesi Tengah sebagai wilayah pertanian dan industri yang maju serta berkelanjutan.

Menurutnya, target tersebut tidak realistis dicapai tanpa orkestrasi yang solid antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku usaha, hingga masyarakat tani. “Sinergi menjadi kunci. Tanpa kolaborasi yang kuat, program tidak akan mencapai dampak yang diharapkan,” tegasnya dalam sambutan pembukaan.

Forum ini tidak sekadar bersifat seremonial, tetapi dirancang sebagai ruang evaluasi dan konsolidasi kebijakan. Agenda utama meliputi penilaian capaian program sebelumnya, identifikasi masalah di lapangan, serta penyusunan strategi yang lebih adaptif terhadap dinamika sektor pertanian.

Peserta yang hadir merepresentasikan spektrum kelembagaan yang luas, mulai dari perangkat daerah provinsi, dinas pertanian kabupaten/kota, hingga lembaga strategis seperti BPS, BMKG, Badan Karantina Indonesia, BUMN, organisasi petani, akademisi, serta unsur penyuluhan. Komposisi ini mencerminkan bahwa isu pertanian telah bergeser dari pendekatan sektoral menjadi pendekatan sistemik.

Salah satu sorotan utama dalam rapat ini adalah peran Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Tengah yang hadir sebagai narasumber kunci. Kepala BRMP Sulawesi Tengah, Dr. Ruslan Boy, SP., M.Si., memaparkan materi bertajuk “Peran BRMP dalam Mendukung Program BERANI MAKMUR”, yang menitikberatkan pada tiga pilar utama: penerapan teknologi, penyiapan data, dan percepatan luas tambah tanam (LTT).


Dalam paparannya, ia menegaskan bahwa tantangan utama sektor pertanian saat ini bukan hanya pada ketersediaan sumber daya, tetapi pada efektivitas pemanfaatannya. Oleh karena itu, BRMP memposisikan diri sebagai akselerator inovasi yang menjembatani teknologi dengan praktik lapangan.

“Intervensi program harus berbasis data dan didukung teknologi yang aplikatif. Tanpa itu, percepatan luas tanam akan sulit dicapai secara berkelanjutan,” jelasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya integrasi data lintas sektor sebagai dasar pengambilan kebijakan. Ketidaksinkronan data selama ini kerap menjadi hambatan dalam penentuan prioritas program, termasuk dalam penyaluran bantuan dan penetapan lokasi pengembangan.

Selain BRMP, forum ini juga menghadirkan Kepala Dinas TPH Provinsi Sulawesi Tengah, perwakilan Bank Indonesia, Bappeda, serta Direktur Statistik Harga dari BPS RI. Kehadiran para narasumber ini memperkaya perspektif, khususnya dalam mengaitkan aspek produksi dengan stabilitas harga, perencanaan pembangunan, serta pembiayaan sektor pertanian.

Secara konseptual, rapat koordinasi ini mengusung tema besar “Berani Menyangga Perekonomian Masyarakat dan Ketahanan Pangan Melalui Inovasi Tanaman Pangan dan Hortikultura”. Tema ini mengandung implikasi bahwa sektor pertanian tidak lagi diposisikan sekadar sebagai sektor produksi, tetapi sebagai pilar stabilisasi ekonomi daerah.

Dari hasil diskusi, mengemuka satu benang merah: kebutuhan akan pendekatan yang lebih presisi, terintegrasi, dan berbasis hasil (outcome-oriented). Program tidak lagi cukup dinilai dari realisasi fisik, tetapi dari dampaknya terhadap peningkatan produksi, efisiensi usaha tani, dan kesejahteraan petani.

Rapat koordinasi ini diharapkan menghasilkan rumusan kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan lapangan, sekaligus mampu menjawab tantangan aktual seperti perubahan iklim, fluktuasi harga, dan keterbatasan infrastruktur pertanian.

Dengan konsolidasi yang semakin kuat dan arah kebijakan yang lebih terukur, Sulawesi Tengah memiliki peluang besar untuk memperkuat posisinya sebagai salah satu lumbung pangan strategis di kawasan timur Indonesia.

Prev Next

- BRMP SULAWESI TENGAH


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    Gerak Cepat Donggala: Lahan Baru Tak Dibiarkan Menganggur
    30 Apr 2026 - By BRMP SULAWESI TENGAH
  • Thumb
    Sosialisasi e-Banper, BRMP Sulawesi Tengah Dorong Transparansi Penyaluran Bantuan Pertanian
    30 Apr 2026 - By BRMP SULAWESI TENGAH
  • Thumb
    Koordinasi Terpadu Perkuat Implementasi Alsintan dan Skema Pembiayaan Pertanian
    29 Apr 2026 - By BRMP SULAWESI TENGAH
  • Thumb
    Sinergi Lintas Instansi: Percepat Olah Lahan Pasca Cetak Sawah di Sulawesi Tengah
    28 Apr 2026 - By BRMP SULAWESI TENGAH

tags

Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian

Kontak

(0451) 4013202/ WA 081388038822
(0451) 4013202
[email protected]

Jl. Poros Palu Kulawi KM 17 
Desa Maku Kecamatan Dolo, 
Kabupaten Sigi - Sulawesi Tengah 
Indonesia, 94361

Website : https://sulteng.brmp.pertanian.go.id

Whatsapp : 0813-8803-8822

© 2025 - 2026 Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Sulawesi Tengah. All Right Reserved