Semangat Kemerdekaan Menguat di Tengah Panen Raya Padi, Balinggi Jadi Kekuatan Pangan Parigi Moutong
Parigi Moutong, 18 Agustus 2026 — Sehari setelah peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, semangat kemerdekaan terasa di tengah hamparan sawah Desa Suli, Kecamatan Balinggi, Kabupaten Parigi Moutong, melalui Gerakan Panen Raya Padi dan penyerahan simbolis bantuan benih padi untuk mendukung swasembada pangan berkelanjutan.
Kegiatan yang digelar Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan ini dihadiri Kepala BRMP Sulawesi Tengah, Dr. Ruslan Boy, SP., M.Si. didampingi Tim BRMP Sulawesi Tengah, Bupati Parigi Moutong Erwin Burase, S.Kom., serta jajaran pemerintah, penyuluh, Bulog, petani, Gapoktan, KTNA, Kadin dan pihak terkait lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa Balinggi merupakan salah satu sentra pertanian dengan hamparan sawah sekitar 5.500 hektare, sehingga memiliki peran penting dalam menjaga produksi pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.
Pada kesempatan tersebut diserahkan bantuan benih padi APBN untuk areal 13.065 hektare dengan varietas M7OD serta dukungan APBD untuk 1.000 hektare. Bantuan ini diharapkan semakin mendorong produktivitas dan memberikan manfaat nyata bagi petani.
Sementara itu, Kepala BRMP Sulawesi Tengah menegaskan bahwa kemerdekaan akan semakin bermakna ketika petani dapat terus berproduksi, lahan tetap produktif, dan hasil pertanian mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga.
“Kalau kemerdekaan kita rayakan dengan panen seperti ini, maka kemerdekaan juga berarti petani bisa terus berproduksi, lahannya tetap terjaga, dan hasil pertaniannya memberikan kesejahteraan bagi keluarga.”
Ia menekankan pentingnya kolaborasi pemerintah pusat dan daerah, penyuluh, pelaku usaha, serta petani dalam memperkuat swasembada pangan. Lahan pertanian harus dijaga dan tetap produktif, baik untuk padi maupun komoditas lain seperti jagung sesuai kondisi lahannya.
Panen raya di Balinggi menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan juga tumbuh dari kerja nyata di sawah—melalui kolaborasi, produktivitas, dan komitmen menjaga ketahanan pangan serta kesejahteraan petani.
Penulis: Muh. Fajrin Utina
Editor: Irwan Suluk Padang