Sinkronisasi Data, BRMP Sulteng Dorong Penguatan Sistem Informasi Pertanian Modern di Tojo Una-Una
Tojo Una-Una, 6 November 2026. Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Tengah mendorong penguatan sistem informasi pertanian modern melalui sinkronisasi dan pemutakhiran data Lahan Baku Sawah (LBS) dalam Rapat Koordinasi Sinkronisasi Data LBS dan Penguatan Sistem Informasi Pertanian Modern di Kabupaten Tojo Una-Una. Kegiatan ini melibatkan penyuluh pertanian, pejabat, serta petugas teknis terkait sebagai upaya meningkatkan akurasi data pertanian untuk mendukung perencanaan pembangunan pertanian yang tepat sasaran. Kegiatan dihadiri Kepala BRMP Sulawesi Tengah, Dr. Ruslan Boy, SP., M.Si.; Kepala Dinas KPTPHP Kabupaten Tojo Una-Una, Ir. Albar Amir, ST., M.Si.; serta perwakilan Kantor ATR/BPN Kabupaten Tojo Una-Una, Agustinus Nurjati Cahyono, S.Tr., bersama jajaran penyuluh pertanian dan petugas terkait.
Dalam pembahasan, teridentifikasi adanya ketidaksesuaian antara data LBS dengan kondisi eksisting di lapangan. Hal tersebut menjadi perhatian bersama untuk dilakukan verifikasi dan pemutakhiran data secara terkoordinasi, sehingga informasi lahan pertanian yang tersedia dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan dan perencanaan program pembangunan pertanian yang akurat. Kepala BRMP Sulawesi Tengah, Dr. Ruslan Boy, SP., M.Si., dalam arahannya menegaskan pentingnya pemutakhiran data LBS secara berkala, konsolidasi dengan ATR/BPN terhadap data yang belum sesuai, serta penguatan edukasi kepada masyarakat mengenai regulasi perlindungan lahan pertanian dan pengendalian alih fungsi lahan. Ia juga menekankan bahwa peningkatan nilai ekonomi usaha tani perlu diarahkan melalui diversifikasi dan pengembangan komoditas sesuai potensi wilayah, sehingga kesejahteraan petani dapat ditingkatkan tanpa mengorbankan keberlanjutan lahan pertanian.
Sementara itu, Kepala Dinas KPTPHP Kabupaten Tojo Una-Una, Ir. Albar Amir, ST., M.Si., menekankan pentingnya sinergi lintas instansi dan peran aktif penyuluh pertanian dalam mendukung validasi data LBS. Sinkronisasi data diharapkan menjadi landasan dalam menyusun perencanaan pembangunan pertanian daerah, mengoptimalkan potensi lahan, serta mendukung pelaksanaan program strategis Kementerian Pertanian secara efektif dan berkelanjutan.
Selain sinkronisasi data LBS, rapat koordinasi juga membahas target Luas Tambah Tanam (LTT) bulan November 2026 berdasarkan data potensi lahan, serta potensi produksi beras di Kabupaten Tojo Una-Una sebagai dasar penguatan strategi peningkatan produksi dan pencapaian swasembada pangan. Dalam kesempatan tersebut, BRMP Sulawesi Tengah juga memberikan pendampingan teknis kepada penyuluh pertanian terkait pembuatan polygon lahan serta penggunaan aplikasi SIPMAAS untuk mendukung penginputan dan pemutakhiran data pertanaman secara spasial dan digital. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan akurasi pelaporan realisasi tanam sekaligus memperkuat sistem informasi pertanian sebagai dasar monitoring, evaluasi, dan pengambilan keputusan pembangunan pertanian. Diskusi dalam rapat koordinasi berlangsung dengan sangat baik, ditandai dengan partisipasi aktif peserta dalam menyampaikan informasi, mengidentifikasi permasalahan, serta memberikan masukan dan solusi terhadap berbagai aspek pengelolaan data pertanian. Pertukaran informasi dan koordinasi yang konstruktif ini semakin memperkuat sinergi antarinstansi dalam mendukung sinkronisasi data LBS, pencapaian target LTT, optimalisasi potensi produksi beras, serta penguatan sistem informasi pertanian modern di Kabupaten Tojo Una-Una. Dengan adanya koordinasi ini, BRMP Sulawesi Tengah bersama Dinas KPTPHP, ATR/BPN, penyuluh pertanian, dan pemerintah daerah memperkuat komitmen mewujudkan data pertanian yang valid, terintegrasi, dan mutakhir sebagai fondasi pengembangan sistem informasi pertanian modern serta percepatan pembangunan pertanian di Kabupaten Tojo Una-Una.
Penulis: Fitriani Nani
Editor: Irwan S.