Tanam Bersama Metode PM-AAS, BRMP Sulteng Perkuat Penerapan Teknologi Budidaya Padi di Tojo Una-Una
Tojo Una-Una – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Tengah menggelar kegiatan tanam bersama menggunakan metode Peningkatan Produksi melalui Advanced Agricultural System (PM-AAS) di lahan Kelompok Tani Sinar Ampana, Kelurahan Ampana, Kecamatan Ampana Kota, Kabupaten Tojo Una-Una, sebagai upaya mempercepat penerapan teknologi budidaya padi modern di tingkat petani.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Kabupaten Tojo Una-Una, Kapolsek Ampana Kota, Danramil Ratolindo, Penyuluh CWS Provinsi Sulawesi Tengah, Koordinator Tim Kerja Penyuluh Kabupaten Tojo Una-Una, seluruh penyuluh pertanian Kabupaten Tojo Una-Una, serta perwakilan kelompok di wilayah kelurahan Ampana. Kehadiran berbagai pemangku kepentingan tersebut menjadi wujud sinergi dalam mendukung percepatan peningkatan produksi padi di daerah.
Tanam bersama menjadi media praktik lapangan penerapan enam pilar utama PM-AAS, meliputi penggunaan benih bermutu, seed treatment, tanam rapat dengan sistem jajar legowo 6:1, pemupukan berimbang, pengelolaan air yang tepat, serta pengendalian organisme pengganggu tumbuhan (OPT) secara terpadu. Melalui penerapan paket teknologi ini secara menyeluruh, produktivitas padi diharapkan dapat meningkat secara optimal.
Selain melakukan tanam bersama, tim BRMP Sulawesi Tengah juga memberikan pendampingan teknis kepada penyuluh dan petani agar setiap tahapan budidaya sesuai dengan rekomendasi PM-AAS. Penyuluh diharapkan menjadi garda terdepan dalam mengawal penerapan teknologi tersebut sehingga dapat direplikasi secara lebih luas di wilayah Kabupaten Tojo Una-Una.
Melalui kolaborasi antara BRMP Sulawesi Tengah, pemerintah daerah, aparat TNI-Polri, penyuluh, dan petani, implementasi PM-AAS diharapkan semakin masif sebagai langkah nyata mendukung peningkatan produktivitas padi dan mewujudkan swasembada pangan nasional.
Penulis : Nurmasita Ismail
Editor : Irwan Suluk Padang