Tingkatkan Akurasi Data Pertanian, BRMP Sulawesi Tengah Dampingi Penyuluh di Kecamatan Nokilalaki
Sigi, 11 Juni 2026. Dalam rangka mendukung program strategis Kementerian Pertanian menuju pertanian modern berbasis teknologi, BRMP Sulawesi Tengah melaksanakan Diseminasi Pemetaan Lahan Berbasis Website bagi para penyuluh pertanian di wilayah binaan Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi. Kegiatan yang diwakili oleh Ketua Tim Kerja Pendampingan Wilayah II, Muchtar, SP., M.P., dan Ketua Tim Kerja Penerapan dan Diseminasi, Irwan Suluk Padang, SP., M.Sc., ini bertujuan meningkatkan kapasitas penyuluh dalam memanfaatkan teknologi pemetaan digital untuk mendukung perencanaan, pendampingan, dan pengambilan keputusan yang lebih cepat, akurat, dan tepat sasaran, sekaligus memperkuat peran penyuluh sebagai ujung tombak transformasi digital pertanian di Sulawesi Tengah.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ketua Tim Kerja Penyuluhan Kabupaten Sigi, Nurhidayat, SP., M.Si., Koordinator BPP Nokilalaki, Zaitun Nasra, SP., M.Si., serta para penyuluh pertanian yang bertugas di Kecamatan Nokilalaki. Kehadiran berbagai pihak ini menjadi wujud sinergi dalam mendukung peningkatan kapasitas penyuluh sebagai ujung tombak pembangunan pertanian di tingkat lapangan.
Dalam sambutannya, Koordinator BPP Nokilalaki berharap materi yang disampaikan selama pendampingan tidak hanya menjadi pengetahuan yang berhenti di ruang pertemuan, tetapi dapat segera diterapkan di wilayah kerja masing-masing. Sementara itu, Ketua Tim Kerja Penyuluhan Kabupaten Sigi menegaskan pentingnya mengimplementasikan materi yang diperoleh dalam kegiatan penyuluhan sehari-hari serta menyebarluaskan informasi tersebut kepada petani dan pihak lain yang membutuhkan.
Materi pendampingan difokuskan pada penyebarluasan informasi terkait pembuatan pemetaan lahan berbasis website yang dilengkapi dengan praktik langsung menggunakan aplikasi Web GIS. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan penyuluh dalam menyusun dan mengelola data spasial pertanian secara lebih akurat dan terintegrasi.
Pembuatan data poligon lahan menjadi aspek yang sangat penting karena merupakan salah satu persyaratan utama dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan Calon Petani Calon Lokasi (CPCL) maupun bantuan pemerintah berbasis elektronik (e-Banper). Selain itu, data poligon juga berperan dalam mendukung validitas dan ketepatan data pertanian yang digunakan dalam proses perencanaan dan pengambilan keputusan.
Pendampingan ini juga dilakukan sebagai upaya meningkatkan akurasi pelaporan Luas Tambah Tanam (LTT) padi sawah. Hal tersebut penting mengingat Kecamatan Nokilalaki merupakan salah satu wilayah pendukung produksi beras di Kabupaten Sigi. Selain praktik pembuatan poligon, peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai data pendukung seperti Luas Baku Sawah (LBS), perhitungan potensi target LTT bulanan, serta pemanfaatan berbagai aplikasi dan sistem pendataan yang mendukung pencapaian target swasembada pangan.
Kegiatan ini mendapat sambutan yang sangat positif dari para peserta. Antusiasme terlihat dari keterlibatan aktif para penyuluh dalam mempraktikkan pembuatan poligon wilayah binaan masing-masing, mulai dari menentukan lokasi desa hingga melakukan penginputan titik koordinat secara langsung. Suasana diskusi yang interaktif menunjukkan tingginya komitmen peserta untuk meningkatkan kualitas data pertanian di wilayah kerjanya.
Menutup kegiatan tersebut, Koordinator BPP Nokilalaki menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta atas partisipasi dan semangat yang ditunjukkan selama kegiatan berlangsung. Ia juga berharap seluruh penyuluh pertanian mulai menerapkan pelaporan LTT berbasis data poligon secara konsisten. Menurutnya, penggunaan data poligon akan membantu mewujudkan sistem pelaporan yang lebih tertib, akurat, dan rinci sehingga dapat menjadi dasar yang kuat dalam mendukung pengambilan kebijakan pembangunan pertanian yang tepat sasaran.
Penulis : Irwan Suluk Padang
Editor : Risna