Gerakan Tanam Serempak di Parigi Moutong Dukung Swasembada Pangan
Parigi Moutong, 18 September 2026. Gerakan Tanam Serempak dilaksanakan di Desa Silutung, Kecamatan Tinombo Selatan, Kabupaten Parigi Moutong, sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan dan pencapaian swasembada pangan nasional secara berkelanjutan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan Tanam Serempak nasional seluas 50.000 hektare yang dilaksanakan pada lahan Optimalisasi Lahan (Oplah) tahun 2024 dan 2025 serta lahan CSR di berbagai wilayah Indonesia. Kegiatan nasional tersebut dipusatkan di Desa Bandar Laksamana, Kecamatan Sabak Auh, Kabupaten Siak, Provinsi Riau.
Di Sulawesi Tengah, gerakan tanam dilaksanakan di Desa Silutung, Kecamatan Tinombo Selatan, Kabupaten Parigi Moutong. Pada wilayah tersebut terdapat sekitar 31 hektare lahan cetak sawah yang telah selesai dikerjakan dan mulai dimanfaatkan untuk pertanaman padi.
BRMP Sulawesi Tengah turut mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut yang diwakili oleh Kapoksi Penerapan dan Penilaian Kesesuaian, Dr. Herawati, S.P., M.Si. Kegiatan juga dihadiri Kepala Pusat Pendidikan Pertanian (Kapusdiktan) Dr. Muhamad Amin, S.Pi., M.Si., Tenaga Ahli Menteri Pertanian Bidang Akselerasi Standardisasi dan Program Strategis Prof. Dr. Ir. Abd. Haris Bahrun, M.Si., Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Parigi Moutong, Camat Tinombo Selatan, penyuluh pertanian, kelompok tani, serta Babinsa.
Gerakan tanam dilakukan bersama kelompok tani pada lahan yang telah siap tanam. Kegiatan tersebut menjadi langkah untuk mempercepat pemanfaatan lahan cetak sawah sekaligus meningkatkan luas tanam dalam mendukung produksi pangan di Kabupaten Parigi Moutong.
Selain kegiatan tanam, pelaksanaan juga diisi dengan sesi diskusi bersama petani dan pemangku kepentingan. Dalam diskusi tersebut dibahas berbagai kondisi dan kebutuhan di lapangan, termasuk pengelolaan lahan, pendampingan petani, serta pengawalan pertanaman agar dapat berjalan dengan baik hingga masa panen.
Keterlibatan penyuluh pertanian, pemerintah daerah, Babinsa dan kelompok tani menjadi bagian penting dalam pengawalan kegiatan di lapangan. Dengan adanya sinergi tersebut, lahan cetak sawah yang telah tersedia diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal dan memberikan kontribusi terhadap peningkatan produksi pangan.
Melalui Gerakan Tanam Serempak ini, Sulawesi Tengah turut mengambil bagian dalam upaya percepatan tanam dan optimalisasi lahan sebagai bagian dari dukungan terhadap program Kementerian Pertanian dalam memperkuat ketahanan pangan dan mewujudkan swasembada pangan nasional secara berkelanjutan.
Penulis: Muh. Fajrin Utina
Editor: Irwan Suluk Padang