Dorong Hilirisasi Perkebunan, BRMP Sulteng Kawal Distribusi Benih Kopi di Poso
Poso, 15 September 2026 — Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Tengah melaksanakan pengawalan distribusi benih kopi kepada kelompok tani penerima bantuan di Desa Doda Kecamatan Lore Tengah, Kabupaten Poso. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memastikan bantuan benih yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui Kementerian Pertanian dapat diterima dan dimanfaatkan sesuai dengan usulan Calon Penerima Calon Lokasi (CPCL) yang telah ditetapkan sebelumnya.
Dalam kegiatan tersebut, BRMP Sulawesi Tengah diwakili oleh Kapoksi Pendampingan Penerapan Modernisasi Pertanian, Syamsyiah Gafur, SP., M.Si., didampingi Katimker Penerapan dan Diseminasi sekaligus PBT, LO Kabupaten Poso BBPSDMP CWS BRMP Sulteng, serta tim terkait. Distribusi benih kopi diberikan kepada Kelompok Tani Kompak dan Kelompok Tani Pemuda Kopi Milenial di Desa Doda Kecamatan Lore Tengah. Proses distribusi dilaksanakan secara bertahap hingga seluruh benih kopi tersalurkan kepada kelompok penerima sesuai dengan CPCL yang telah diusulkan dan diverifikasi sebelumnya. Pendistribusian dilakukan dengan penyerahan benih kopi kepada petani sesuai usulan CPCL, dilakukan oleh penyedia CV. Tegar Jaya, disaksikan oleh BRMP Sulawesi Tengah, Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Sulawesi Tengah, Dinas Pertanian Poso, Koordinator BPP Lore Tengah. Pengawalan dilakukan untuk memastikan proses penyaluran berjalan sesuai ketentuan serta bantuan benar-benar diterima oleh kelompok tani yang menjadi sasaran. Benih kopi berasal dari penangkaran di wilayah Labuan Kabupaten Donggala, kopi arabika varietas Sigararutang yang diserahkan telah dilengkapi dengan label sertifikat benih.
Pada kesempatan tersebut, Kapoksi Pendampingan Penerapan Modernisasi Pertanian Syamsyiah Gafur menjelaskan bahwa bantuan benih kopi merupakan bagian dari dukungan pemerintah melalui Kementerian Pertanian yang pelaksanaannya bersumber dari dana APBN. Oleh karena itu, benih yang telah diterima diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh petani dan dikembangkan sesuai dengan kondisi serta potensi wilayah.
Petani penerima juga diharapkan segera melakukan penanaman dan pemeliharaan benih kopi dengan menerapkan teknik budidaya yang baik, sehingga tanaman dapat tumbuh optimal dan menghasilkan produksi yang berkualitas. Dengan pengelolaan yang baik, bantuan tersebut diharapkan tidak hanya mendukung peningkatan produksi kopi, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi dan berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan petani.
Kegiatan pengawalan distribusi turut dihadiri oleh Tim Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Sulawesi Tengah, Dinas Pertanian Kabupaten Poso, pihak penyedia, serta unsur terkait lainnya. Sinergi antarpihak diharapkan dapat mendukung keberhasilan pelaksanaan program, mulai dari proses distribusi hingga pemanfaatan dan pengembangan tanaman kopi oleh kelompok tani penerima. Melalui pengawalan yang dilakukan secara berkelanjutan, BRMP Sulawesi Tengah berkomitmen mendukung pemanfaatan bantuan pertanian agar tepat sasaran, tepat guna, dan memberikan dampak nyata bagi petani di Sulawesi Tengah.
Penulis: Ferawati
Editor: Syamsyiah Gafur