Rakor Persiapan dan Pemantapan Keikutsertaan Kontingen Sulawesi Tengah pada PENAS Tahun 2026
Palu, 10 Juni 2026 - Kepala BRMP Sulawesi Tengah, Dr. Ruslan Boy, S.P., M.Si., didampingi Ketua Kelompok Substansi (Kapoksi) Penerapan dan Penilaian Kesesuaian Dr. Herawati, SP, M.Si serta Ketua Kelompok Substansi Penyuluhan Ir. Deecy Kemur, M.Si., mengikuti Rapat Koordinasi Persiapan dan Pemantapan Keikutsertaan Kontingen Sulawesi Tengah pada Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 yang akan dilaksanakan di Provinsi Gorontalo pada tanggal 20–25 Juni 2026. Kegiatan rapat dilaksanakan secara hybrid, dengan peserta hadir secara luring di Aula Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Tengah serta daring dari lokasi masing-masing.
Rapat koordinasi dihadiri oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Tengah Dodot Tinarso, S.Sos., M.T., perwakilan perangkat daerah terkait, Ketua KTNA Provinsi Sulawesi Tengah Yvonne Kasese, para Ketua KTNA Kabupaten/Kota se-Sulawesi Tengah, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya sebagaimana daftar undangan yang hadir secara luring maupun daring.
Pembahasan rapat difokuskan pada kesiapan keberangkatan kontingen, perencanaan rangkaian kegiatan selama PENAS, kebutuhan akomodasi dan tempat tinggal peserta, serta sinkronisasi data peserta dari seluruh kabupaten dan kota. Berdasarkan data sementara, jumlah kontingen Sulawesi Tengah tercatat sebanyak 765 orang yang terdiri atas peserta utama dari kalangan petani dan nelayan, peserta pendamping, serta peserta peninjau. Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah seiring proses finalisasi data peserta.
Dalam arahannya, Kepala BRMP Sulawesi Tengah menyampaikan bahwa PENAS merupakan ajang strategis untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia pertanian dan perikanan melalui berbagai kegiatan temu teknis, gelar teknologi, pameran inovasi, serta pertukaran pengalaman antarpetani dan nelayan dari seluruh Indonesia. Oleh karena itu, seluruh pihak diharapkan dapat mempersiapkan keikutsertaan kontingen Sulawesi Tengah secara optimal.
Lebih lanjut, Dr. Ruslan Boy, SP., M.Si menekankan pentingnya mengakomodasi berbagai potensi unggulan daerah yang dapat ditampilkan pada kegiatan nasional tersebut. Selain menjadi sarana promosi pembangunan pertanian Sulawesi Tengah, keikutsertaan dalam PENAS juga diharapkan mampu memperluas wawasan petani dan nelayan terhadap inovasi teknologi serta praktik-praktik terbaik yang dapat diterapkan untuk mendukung peningkatan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat di daerah.
Melalui rapat koordinasi ini diharapkan seluruh persiapan kontingen Sulawesi Tengah dapat tersusun dengan baik dan terkoordinasi secara efektif, mulai dari administrasi peserta, transportasi, akomodasi, hingga kesiapan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan PENAS XVII Tahun 2026. Sinergi antara pemerintah daerah, BRMP Sulawesi Tengah, KTNA, serta seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan keikutsertaan kontingen Sulawesi Tengah sekaligus memperkuat peran petani dan nelayan sebagai pelaku utama pembangunan pertanian yang maju, mandiri, dan berkelanjutan.
Penulis : Muh. Fajrin Utina
Editor : Muchtar