Rakor Program Strategis Kementan di Buol, Tenaga Ahli Menteri Dorong Optimalisasi CSR
Buol, 30 Oktober 2026. Tenaga Ahli Menteri (TAM) bidang Peningkatan Produksi Pertanian Prof. Dr. Hasil Sembiring, M.Sc dalam kunjungannya ke Kabupaten Buol menyempatkan diri menghadiri Rapat Koordinasi Penyuluh Kabupaten Buol yang dilaksanakan di ruang pertemuan Café Distoria Kabupaten Buol. Rakor yang dihadiri Kepala BRMP Sulawesi Tengah Dr. Ruslan Boy, SP.,M.Si, Perwakilan Direktorat Lahan dan Irigasi Pertanian Dr.R. Sigit Soebandiono, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Buol Ir.H.Usman.,M.Si., dan jajarannya, PJ Kabupaten Buol Masyitah, SP., PJ Kabupaten Tolitoli Sri Kayatin, SP., MP, Tim Teknis BRMP Sulawesi Tengah, Penyuluh CWS Provinsi, Katimker Penyuluh Kabupaten Buol, dan seluruh penyuluh se-Kabupaten Buol.
Dalam arahannya, Prof. Dr. Hasil Sembiring, M.Sc menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, khususnya Penyuluh Pertanian atas kerja keras dalam mendukung pencapaian swasembada pangan, energi, dan hilirisasi. Ia menekankan pentingnya peningkatan ekstensifikasi dan intensifikasi melalui penerapan teknologi berbasis sains serta penguatan kapasitas penyuluh agar terus memperbarui pengetahuan, melakukan uji coba, dan menghadirkan inovasi yang sesuai dengan kondisi spesifik lokasi. Penyuluh juga diharapkan mampu mendampingi petani secara tulus, menjaga etika, serta mendorong penerapan teknologi secara berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Kepala BRMP Sulawesi Tengah turut menekankan pentingnya sinergi lintas instansi baik itu BRMP, Pemerintah Daerah, dan Penyuluh Pertanian dalam memastikan Program Strategis Kementerian Pertanian berjalan optimal. Pengawalan, pendampingan, serta pemanfaatan teknologi harus menjadi perhatian agar setiap program memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi petani.
Hal ini ditindaklanjuti oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Buol yang menyampaikan komitmennya untuk memaksimalkan pengawalan dan pendampingan seluruh program dan bantuan yangtelah diberikan kepada petani di Kabupaten Buol, termasuk melalui kegiatan uji terap teknologi. Melalui optimalisasi program CSR dan peningkatan produktivitas lahan, diharapkan kebutuhan tersebut dapat dipenuhi bahkan mencapai surplus. Namun, masih terdapat kendala pada ketersediaan pengairan di sejumlah lahan sawah yang luasannya masuk dalan Lahan Baku Sawah (LBS).
Sebagai upaya dalam meningkatkan kapasitas penyuluh Kabupaten Buol, Rakor ini kemudian dilanjutkan dengan Sosialisasi penginputan SI-PMAAS oleh tim teknis BRMP Sulawesi Tengah (Muhtar, SP. MP., dan Irwan Suluk Padang, SP, M.,Sc. Diharapkan dengan adanya sosialisasi ini, penyuluh lebih memahami mekanisme penginputan data guna mendukung pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program.
Melalui rakor ini, diharapkan terbangun koordinasi dan sinergi yang semakin kuat antara pemerintah pusat, BRMP, pemerintah daerah, dan Penyuluh Pertanian dalam mengawal program strategis Kementerian Pertanian demi peningkatan produksi dan terwujudnya swasembada pangan yang berkelanjutan di Kabupaten Buol.
Penulis: Hafyaningsih (Penyuluh Pertanian Kab. Buol)
Editor: Masyitah Muharni