BRMP Sulteng dan Pusdiktan Gelar Sosialisasi Pemakaian Drone untuk Dukung Modernisasi Pertanian
Sigi, 9 Mei 2026. Transformasi pertanian menuju sistem yang lebih modern dan berbasis teknologi terus didorong di Sulawesi Tengah. Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Tengah bersama Pusat Pendidikan Pertanian (Pusdiktan) menggelar sosialisasi penggunaan drone pertanian di Aula Jahja Ponulele BRMP Sulawesi Tengah, Sabtu (9/5).
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan Brigade Pangan (BP) dan penyuluh pendamping dari sejumlah kabupaten di Sulawesi Tengah sebagai bagian dari penguatan kapasitas sumber daya manusia pertanian dalam menghadapi transformasi teknologi di sektor pertanian.
Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Dr. Muhamad Amin, S.Pi., M.Si., beserta jajaran staf Pusdiktan, Kepala BRMP Sulawesi Tengah Dr. Ruslan Boy, S.P., M.Si., Kelsi Penyuluh Sulawesi Tengah Decy Kemur, perwakilan Dinas Provinsi Sulawesi Tengah, penyuluh BPPSDMP, serta Penanggung Jawab Swasembada Pangan dari seluruh kabupaten di Sulawesi Tengah.
Dalam sambutannya, Kepala BRMP Sulawesi Tengah Dr. Ruslan Boy, S.P., M.Si., menegaskan bahwa penyuluh pertanian memiliki posisi strategis sebagai ujung tombak keberhasilan program-program Kementerian Pertanian, khususnya dalam mendukung program cetak sawah dan percepatan modernisasi pertanian.
“Kinerja penyuluh menjadi perhatian utama karena penyuluh adalah garda terdepan dalam mendampingi petani dan memastikan program pertanian berjalan dengan baik hingga ke lapangan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa program strategis Kementerian Pertanian saat ini sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Program Berani Panen Raya. Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan petani melalui bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), penyediaan benih dan pupuk, serta pembukaan lahan sawah baru seluas 4.335 hektar di Sulawesi Tengah.
Sementara itu, Kepala Pusdiktan Dr. Muhamad Amin, S.Pi., M.Si. menekankan pentingnya kolaborasi antarinstansi dalam mendukung implementasi program pertanian modern di daerah. Menurutnya, peningkatan kapasitas penyuluh dan petani terhadap teknologi pertanian menjadi faktor penting dalam mendorong efisiensi dan produktivitas sektor pertanian.
“Kegiatan seperti ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam memanfaatkan teknologi pertanian modern, termasuk penggunaan drone di lapangan,” katanya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi teknis oleh Dr. Willie Samudra Laya, S.ST., M.P. terkait Brigade Pangan, teknik budidaya pertanian, serta pemanfaatan alat dan mesin pertanian modern. Selanjutnya, mentor Brigade Pangan dari Balai Besar Pelatihan Pertanian Ketindan, Asep Koswara, S.P., M.Agr., memaparkan materi mengenai struktur organisasi Brigade Pangan dan tata kelola kelembagaannya.
Pada sesi berikutnya, peserta mendapatkan pengenalan teknologi drone pertanian beserta tata cara pengoperasiannya. Antusiasme peserta terlihat saat mengikuti praktik langsung penggunaan drone di lapangan.
Pemanfaatan drone pertanian dinilai mampu meningkatkan efisiensi kerja, mempercepat aplikasi pertanian, serta mendukung pengelolaan lahan yang lebih presisi. Teknologi ini juga menjadi bagian dari transformasi menuju sistem pertanian modern yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Melalui kegiatan ini, BRMP Sulawesi Tengah bersama Pusdiktan berharap penggunaan drone pertanian dapat semakin dikenal dan diterapkan secara luas oleh penyuluh maupun petani dalam mendukung pembangunan pertanian yang maju, mandiri, dan berkelanjutan di Sulawesi Tengah.
Penulis : Nur Azizah Sakinah
Editor : Hamka Biolan