Langkah Baru SDM Pertanian: Empat PNS BRMP Sulteng Siap Dorong Kinerja dan Inovasi
Sigi, 5 Mei 2026. Penguatan sumber daya manusia menjadi salah satu pilar utama dalam mendorong kinerja sektor pertanian. Hal ini tercermin dalam pelantikan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkup Kementerian Pertanian yang diikuti Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Tengah, Selasa (5/5).
Kepala BRMP Sulawesi Tengah, Dr. Ruslan Boy, S.P., M.Si., bersama Kepala Bagian Tata Usaha Fujiaty, S.E., M.M., mendampingi prosesi pelantikan yang menjadi penanda berakhirnya masa percobaan CPNS Tahun Anggaran 2024 sekaligus awal tanggung jawab sebagai Pegawai Negeri Sipil.
Sebanyak empat CPNS BRMP Sulawesi Tengah resmi dilantik menjadi PNS dan diambil sumpah jabatan fungsionalnya. Mereka adalah Mar’atus Sholihatul Amanah, S.P. sebagai Pengawas Mutu Hasil Pertanian Ahli Pertama; Nur Azizah Sakinah, S.P. sebagai Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman Ahli Pertama; Dwiky Raditya La’lang, S.P. sebagai Pengawas Benih Tanaman Ahli Pertama; serta Muhamad Fajrin Utina, S.Pt. sebagai Analis Pemanfaatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Ahli Pertama.
Pelantikan dilaksanakan secara hybrid, dengan pusat kegiatan di Auditorium Gedung F Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, serta diikuti secara daring oleh seluruh satuan kerja di Indonesia. Prosesi dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian, Ir. Suwandi, yang mengambil sumpah PNS dan sumpah jabatan fungsional.
Momentum ini juga dihadiri Wakil Menteri Pertanian, Dr. Sudaryono, B.Eng., M.M., MBA., yang dalam arahannya menegaskan bahwa para PNS yang baru dilantik memegang peran strategis sebagai generasi penerus sektor pertanian. Ia menekankan pentingnya integritas, etos kerja, serta inisiatif dalam menjawab tantangan pembangunan pertanian yang semakin kompleks.
“Saudara bukan hanya pegawai, tetapi bagian dari solusi bagi kemajuan pertanian Indonesia. Tunjukkan kinerja terbaik dan terus berinovasi,” tegasnya.
Dari perspektif kelembagaan, pelantikan ini tidak sekadar formalitas administratif, melainkan bagian dari strategi penguatan kapasitas aparatur. Penempatan pada jabatan fungsional mencerminkan kebutuhan akan kompetensi spesifik yang mampu menjawab persoalan teknis di lapangan, mulai dari pengawasan mutu, pengendalian organisme pengganggu tanaman, hingga pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Bagi BRMP Sulawesi Tengah, kehadiran empat PNS baru ini memperkuat lini teknis yang berperan langsung dalam mendukung program prioritas pertanian di daerah. Dengan latar belakang keilmuan yang relevan, mereka diharapkan mampu mempercepat implementasi inovasi serta meningkatkan kualitas layanan kepada petani.
Penulis : Muh. Fajrin Utina
Editor : Irwan Suluk Padang